Apabila kita akan membeli Air Conditioner (AC) pastinya yang akan ditanya oleh penjaga toko adalah “AC nya mau yang berapa PK?”
PK merupakan istilah untuk menyatakan besaran kapasitas pendinginan sebuah Air Conditioner (AC).
Kata PK berasal dari bahasa Belanda yaitu singkatan dari Paard Kracht yang artinya Tenaga Kuda.
Istilah PK ini melekat di masyarakat kita sampai sekarang terutama untuk menyatakan ukuran pendinginan AC. (mungkin karena kelamaan dijajah belanda kalee ya 😅).
Ukuran kapasitas pendinginan AC yang tersedia di pasaran yaitu 1/2 PK, 3/4 PK, 1 PK, 1,5 PK, 2 PK, 2,5 PK, 3 PK dan seterusnya. Semakin besar ukuran PK maka semakin besar kemampuan AC tersebut mendinginkan suatu ruangan.
Satuan yang baku secara internasional untuk menyatakan kapasitas pendinginan sebuah unit AC sebenarnya adalah BTU/h dan bukan PK.
Itulah kenapa pada body unit AC tulisan informasi yang tertera adalah berapa BTU/h, bukan berapa PK untuk menyatakan kapasitas pendinginan unit AC tersebut.
Lalu bagaimakah caranya agar kita bisa mengetahui berapa PK AC yang kita lihat?
Beberapa produsen merk AC telah memberikan kode angka yang mudah dibaca terkait besarnya PK AC. Kode angka tersebut terdapat pada box/kardus pembungkus unit indoor dan outdoor AC.
Kode tersebut juga tertera pada stiker (nameplate) yang menempel pada bagian samping body unit indoor ataupun outdoor AC.
Berikut kode angka tersebut dan artinya :5 artinya : 5.000 BTU/h = 1/2
PK7 artinya : 7.000 BTU/h = 3/4
PK9 artinya : 9.000 BTU/h = 1
PK12 artinya : 12.000 BTU/h = 1,5
PK18 artinya : 18.000 BTU/h = 2
PK24 artinya : 24.000 BTU/h = 2,5
PK27 artinya : 27.000 BTU/h = 3 PK
Contoh beberapa merk yang menggunakan kode ini :
AC merk Sharp : AH-AP5MSLAngka 5 pada kode berarti 5.000 BTU/h (1/2 PK)
AC merk Panasonic : CS PC7JKJ Angka 7 pada kode berarti 7.000 BTU/h (3/4 PK)
AC merk Gree : GWC-09CS/IAngka 9 pada kode berarti 9.000 BTU/h (1 PK)
AC merk Samsung : AR12KRFLAWKNAngka 12 pada kode berarti 12.000 BTU/h (1,5 PK)
Sedangkan untuk merk LG sedikit berbeda, contoh :
AC merk LG : E06SV4Angka 6 pada kode berarti 6.000 BTU/h (1/2 PK) AC merk LG : P10RV3Angka 10 pada kode berarti 10.000 BTU/h (1 PK)
Kode yang paling berbeda dengan kode merk-merk AC yang telah disebutkan di atas adalah merk Daikin, contohnya yaitu :
FTV 15BXV14 : Angka 15 berarti 1/2 PKFTV 20BXV14 : Angka 20 berarti 3/4 PKFTV 25BXV14 : Angka 25 berarti 1 PKFTV 35BXV14 : Angka 35 berarti 1,5 PK
FTV 50BXV14 : Angka 50 berarti 2 PK
FTV 60BXV14 : Angka 60 berarti 2,5 PK
Demikian cara mengetahui besarnya kapasitas AC dengan mudah melalui kode yang tertera di box/kardus maupun pada body unit AC.
Jika anda butuh bantuan terkait ACHubungi Kencana electronika
081388863130
Service ringan (cuci AC) 1unit Rp 100.000
5unit Rp80.000
Bongkar pasang Rp 350.000
Bongkar AC Rp 150.000
Pasang AC Rp 300.000 Semoga bermanfaat dan Salam pojok dingin